Cinta Memilih Tuanya

Bila masa telah bicara,
bila takdir menampakan muka,
bila cinta memilih tuanya,
tak kan dinyana dimana hati akan singgah,.
Meski hati mengharu biru tatkala ia terbang mencampak asmara,.
Walau jiwa meronta melepaskan jeratan maut dari tubuh muda asmara,.
Namun jika cinta memilih tuanya,
ketika cinta memilih tuanya,..
Aku hanya akan memandang kepergian tampa tolehan lagi,
aku hanya akan terkuku di sini,
tak bergerak dan hanya memandang kepergian tampa tolehan,
ketika cinta memilih tuanya dn berkata,bukan kamu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s